Kenali Perbedaan Stres dan Depresi dari Sekarang


Pernah mengalami jenuh dengan apapun di hidupmu? Bisa saja kamu mengalami stres ataupun depresi. Namun, banyak orang yang salah mengira dan tidak tau perbedaan antara stres dan depresi. Agar kamu tahu cara menanganinya, yuk kenali dulu perbedaannya.

Dimulai dengan stres. Stres adalah keadaan di mana kamu merasa jenuh dan kewalahan dengan segala masalah serta aktivitasmu yang sudah berlangsung cukup lama.

Akibat adanya stres ini, kamu bisa menjadi lebih semangat untuk menuntaskan segalanya atau sebaliknya, kamu malah menyerah dan patah semangat. Reaksi yang berbeda dari stres ini tergantung bagaimana kamu menyikapinya.

Ada yang unik dari tubuhmu saat kamu mengalami stres, ia akan bekerja secara berlawanan pada organ tertentu. Tubuh yang mengalami stres akan memproduksi hormon-hormon yang berhubungan energi dan tingkat konsentrasimu. Namun, organ yang dirasa sedang tidak sangat diperlukan akan dimatikan. Makanya, pada saat kamu stres kamu akan jarang merasa lapar.

Sekarang, kenali gejalanya. Orang yang sedang dilanda stres akan mengalami kesulitan tidur, berubahnya pola makan, berkurangnya daya ingat dan konsentrasi, serta menjadi lebih sensitif. Selain itu, kamu akan merasakan rasa gugup dan khawatir yang berlebihan, takut kalau masalahmu tidak akan selesai.

Namun jangan khawatir, rasa stresmu akan menghilang beriringan masalahmu yang mulai selesai. Kamu juga bisa melakukan aktivitas favoritmu dan lakukan olahraga ringan untuk mencegah stres datang lagi.

Nah, kalau stres merupakan kondisi sesaat, maka berbeda dengan depresi. Depresi merupakan suatu penyakit mental yang dapat menyerang suasana hati, perasaan, pola makan. Perlu kamu catat, kalau seseorang yang terkena depresi itu bukan suatu tanda dia tidak bahagia.

Depresi juga bukan suatu hal yang wajar untuk ditemui, karena dampak dari depresi sangat besar. Orang yang mengalami depresi akan mengalami kekhawatiran hingga hilangnya semangat dan motivasi secara terus-menerus dan berlangsung lama berkisar bulanan hingga tahunan. Sehingga orang yang sedang dalam keadaan depresi harus segera ditangani.

Pada umumnya, gejala depresi terlihat tidak berbeda jauh dengan orang yang hanya mengalami stres, seperti selalu berfikir negatif, merasa gagal dan menyalahkan diri sendiri, gangguan makan, tidur, juga konsentrasi. Namun, depresi juga memiliki gejala yang sangat fatal seperti selalu menarik diri dari lingkungan dan memiliki pemikiran untuk mengakhiri hidupnya.

Memilki dampak yang lebih serius, maka depresi harus ditangani dengan tepat. Kalau kamu atau orang sekitarmu mengalami gejala-gejala depresi, jangan sungkan untuk mengatakannya kepada orang lain atau mendatangi psikolog untuk berkonsultasi.

 

Mulai sekarang kenali dirimu dengan baik. Walaupun stres tidak seberapa jika dibandingkan dengan depresi, namun stres yang berlebihan juga sangat berdampak negatif, lho! Love yourself first, ya!

Komentar